![]() |
| Forex Economic Calender |
Senin, 9 Februari 2015
Pada saat open market hours Tokyo diperkirakan akan terjadi gap yang cukup besar, hal ini dikarenakan neraca perdagangan China surplus melebihi ekspektasi pasar yang sebelumnya diperkirakan akan turun menjadi 48.9 Miliar US dollar, ternyata data menunjukan surplus sebesar 60 Miliar US dollar.
Jepang: dijadwalkan akan merilis
data current account.
Australia: Gubernur Reserve Bank of
Australia (RBA) Glenn Stevens akan berbicara.
Pada Senin, 9 Februari 2015 akan
diadakan suatu pertemuan G-20 (G-20 Meetings).
Selasa, 10 Februari 2015
Amerika Serikat: Gubernur Federal
Open Market Committee (FOMC) Jerome Powell dijadwalkan akan berbicara.
Jepang: dijadwalkan akan merilis
data aktivitas industry.
Australia: National Australia
Bank (NAB) dijadwalkan merilis data Business Confidence.
China: dijadwalkan akan merilis
data Consumer Price Index (CPI).
United Kingdom: dijadwalkan akan
merilis data produktifitas manufaktur.
Rabu, 11 Februari 2015
Kanada: Gubernur Bank of Canada
(BoC) Carolyn Wilkins akan berbicara.
Australia: dijadwalkan akan
merilis data Consumer Sentiment.
Pada Rabu, 9 Februari 2015 akan
diadakan suatu pertemuan anggota Uni Eropa.
Amerika Serikat: dijadwalkan akan
merilis data persediaan minyak.
Kamis, 12 Februari 2015
Amerika Serikat: dijadwalkan akan
merilis suku bunga obligasi 10 tahun.
Australia: dijadwalkan akan merilis
data pekerja dan data tingkat pengangguran.
United Kingdom: Gubernur Bank of
England Mark Carney dijadwalkan akan berbicara serta merilis laporan inflasi
yang terjadi di United Kingdom.
Amerika Serikat: dijadwalkan akan
merilis data penjualan retail dan data pengangguran.
Jumat, 13 Februari 2015
Australia: Gubernur Reserve Bank of
Australia (RBA) Glenn Stevens akan berbicara.
Eropa: Prancis dan Jerman
dijadwalkan merilis data awal Gross Domestic Product (GDP).
Kanada: dijadwalkan akan merilis
data penjualan industry manufaktur.
Amerika Serikat: dijadwalkan akan
merilis data awal Consumer Sentiment.

0 comments :
Post a Comment