US Dollar berhasil mempertahankan
apresiasinya secara berturut-berturut hingga lebih dari 7 bulan untuk yang
pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir ini. Sementara itu euro memastikan
diri mengalami depresiasi sejak bulan September 2011 setelah European Central Bank (ECB) mengumumkan bersedia
untuk membeli obligasi luar negeri pada 22 Januari lalu.
 |
| appreciate |
US Dollar Tetap Menjadi Primadona
Sementara itu, tingkat pengangguran Amerika diperkirakan tetap mengalami
penurunan sebelum tanggal 6 Februari 2015 sebagaimana Federal Reserve
dilaporkan akan melakukan pengetatan kebijakan ekonomi moneter. “Seluruh dunia
sedang melakukan pelonggaran kebijakan, namun masih tetap relatif terjaga”
menurut Alan Ruskin, global head of G-10 foreign exchange di Deutsche Bank AG.
Selain itu ia juga mengatakan “Pedagang tidak akan bersedia untuk menjual US
Dollar".
0 comments :
Post a Comment